BERBAGI

TULANGBAWANG – Menyikapi adanya keluhan masyarakat terhadap di SPBU terminal Menggala, Tulangbawang, terkait banyaknya pengecor di malam hari, sehingga masyarakat tidak mendapatkan BBM jenis bensin dan solar,  Komisi II DPRD Tulang bawang akan memanggil pengurus SPBU tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Tulangbawang Edison Tamrin saat di hubungi melalui ponselnya, Senin (3/9/18) mengatakan, terkait sedang viralnya SPBU di kota Menggala yang dikeluhkan oleh warga lantaran adanya ketidakadilan dan kecurangan yang dilakukan sejumlah oknum pihak pengelola SPBU 24.345.107 dengan lebih mementingkan pengecor BBM bersubsidi daripada masyarakat umum, maka direncanakan besok, Selasa (4/9/18) akan memanggil pengurus SPBU tersebut.

BACA JUGA  Proyek DD di Kampung Catur Karya Buanajaya Diduga Dimark-up

“Direncanakan besok pengurus SPBU tersebut akan kita panggil, dan undangan secara resmi ke SPBU tersebut akan kita layangkan hari ini juga,” jelasnya.

IKLAN

Ditambahkan Edison, selain SPBU di Terminal Menggala, pihaknya juga akan memanggil 2 SPBU lainnya yang terletak di Kecamatan Menggala, yakni SPBU yang ada di Bawang Latak dan SPBU yang ada di Kibang Menggala.

“Ketiga SPBU yang ada di Kecamatan Menggala akan kita panggil terkait banyaknya pengecor yang menggunakan jerigen mengingat beberapa waktu yang lalu telah ada kesepakatan tidak ada pengecor yang menggunakan jerigen, tetapi setelah ketua LSM Forkorindo dan Fortuba melakukan investigasi ternyata pada malam hari banyak pengecor yang menggunakan jerigen sehingga masyarakat ingin mengisi kendaraannya sudah habis,” jelasnya.

BACA JUGA  Kampanye Terakhir Calon Walikota Bandar Lampung Rycko-Jos Gelar Aksi Freeze Mob

Ditambahkan Edison, dari ketiga SPBU yang akan dipanggil, ada salah satu SPBU tepatnya di SPBU kibang terkait telah terjadi kebakaran beberapa hari yang lalu, apakah antrian panjang tersebut juga akibat banyaknya pengecor dimalam hari atau keteledoran pegawai SPBU tersebut sehingga terjadi kebakaran.

Seperti di ketahui ketua LSM Forkorindo Gunawan dan ketua LSM Fortuba melakukan investigasi terkait adanya keluhan warga banyak sekali pengecor yang menggunakan jerigen pada malam hari ,sehingga kedua lsm tersebut meminta kepada DPRD, Pemkab, pihak kepolisian untuk mengurai dugaan kecurangan BBM yang merugikan masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Tuba Dukung Penuh Santos di Konser Bintang Pantura

Diberitakan sebelumnya bahwa masyarakat kesulitan mendapatkan BBM jenis premium karena banyaknya warga yang mengecor BBM tersebut, sehingga masyarakat umum tidak mendapatkan BBM jenis premium ini. (mad/asf)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here