BERBAGI

Pesawaran – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan sederajat yang digelar secara serentak se-Indonesia, berjalan dengan lancar meskipun saat dimulainya ujian sempat terjadi kemacetan pada server.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa saat monitoring UNBK di SMP Negeri 5 Way Lima dan MTS Negeri Gunung Rejo Way Lima berharap agar pelaksanaan ujian tersebut seluruh siswa mendapatkan nilai yang maksimal.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik, dan tidak ada kendala sedikit pun. Saya mewakili pak bupati mengucapkan selamat mengerjakan soal ujiannya, dan semoga semuanya mendapatkan nilai maksimal,” kata Kesuma, Senin (23/4).

BACA JUGA  Polres dan TNI Tuba Gelar Razia Gabungan Jelang Tahun. Ini hasilnya...
IKLAN

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran Agus Riadi, mengatakan seluruh SMP Negeri sederajat yang melaksanakan ujian tersebut, berjalan dengan baik. Namun, karena pelaksananya secara nasional, maka sempat terjadi gangguan pada server.

“Semua berjalan dengan lancar, baik SMP maupun MTs Negeri dan swasta melaksanakan UNBK tahun ini, namun tadi ada kendala, cuma sedikit diawal server agak macet, karena UNBK hari ini serenpak se-Indonesia,” terangnya.

BACA JUGA  Bupati Dendi Jalan Jalan ke Jepang

Pada pelaksanaan ujian tahun ini, lanjut Agus, tidak ada lagi soal ujian menggunakan kertas yang diterima siswa. Dan untuk memenuhi kebutuhan komputer, beberapa sekolah menggunakan komputer dari sekolah SMA yang tidak melaksanakan UNBK.

“Komputer-komputer yang ada di sekolah lain, difungsikan bagi sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK. Jadi saling membantu agar pelaksanaan UNBK berjalan lancar,” jelasnya.

Dikatakannya, jumlah komputer di setiap sekolah tidak harus sebanyak jumlah siswa peserta UNBK. Berdasarkan aturan pelaksanaan UNBK, jumlah komputer yang harus tersedia di setiap sekolah yaitu sepertiga dari jumlah siswa peserta UNBK.

BACA JUGA  Tim Reskrim Polsek Jati Agung Amankan 2 Pelaku Pengelapan

“Aturannya kan sudah jelas, minimal komputer harus ada sepertiga dari jumlah siswa. Jadi kalau misalnya ada 300 siswa yang mengikuti ujian, maka harus ada 100 komputer di ruangan plus 5 persen sebagai cadangan. Dan di tahun ini ada 7 sekolah yang melaksanakan UNBK secara pribadi atau tidak menumpang di sekolah lain,” pungkasnya. (asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here