Pelajari PAD Lampung, DPRD Jatim Sambangi DPRD Lampung

BERBAGI

BANDAR LAMPUNG – Optimalisasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung nampaknya menarik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim).

Untuk itu, para wakil rakyat dari Jatim ini menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Provinsi Lampung. Rombongan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur berjumlah 31 orang itu diterima langsung jajaran anggota DPRD Provinsi Lampung di ruang Rapat utama DPRD setempat, Rabu (21/2).

IKLAN

Pimpinan rapat kunker DPRD Jawa Timur diterima Sekretaris Dewan (Sekwan) Kherlani. Ketika menerima kunjungan kerja DPRD Jawa Timur,  turut hadir Agus Bakti Nugroho dari Fraksi  PAN, Tulus Purnomo dari Fraksi PDIP, Agus Revolusi dari Fraksi Partai Demokrat, Sahanah dari Fraksi PDIP serta sejumlah anggota DPRD lainnya.

BACA JUGA  Lampung Jadi Tuan Rumah FLS2N

 

Menurut Hantoni Hasan dari Fraksi PKS mengapresiasi kunjungan kerja anggota DPRD Jawa Timur yang ingin mendalami terkait optimalisasi sumber PAD di Provinsi Lampung.

Pada dasarnya, kata dia, Provinsi Lampung memiliki potensi besar di bidang pertanian,selain perkebunan dan hasil laut serta pariwisata.

Senada dikatakan, Sekretaris DPRD Lampung Kherlani memaparkan potensi potensi sumber PAD yang masih bisa digali serta ditingkatkan di Provinsi Lampung. Selain itu, sektor pendapatan lain yaitu dari sektor pajak kendaraan baik PKB, BBNKB.

BACA JUGA  BK DPRD Jabar Kunker ke BK DPRD Provinsi Lampung

Sementara Muzamil Syafei, pimpinan rombongan kunjungan kerja DPRD Jawa Timur mengatakan ada yang menarik dari sumber potensi di Provinsi Lampung yang berasal dari sumber hasil kelautan, selain sektor pertanian, perkebunan dan sektor paiwisata.

Menurut Agus Bakti Nugroho, anggota DPRD Lampung dari Fraksi PAN, potensi pantai di Provinsi Lampung masih begitu banyak yang bisa kita prioritaskan dalam upaya peningkatan sumber PAD.

BACA JUGA  Serap Aspirasi, Anggota DPRD Lampung Kunker ke Tuba

“Soal pinjaman ke PT. SMI, sebaiknya kita semua melihat dari sisi kebutuhan, karena aturannya sudah baku,” terang dia. (adv)

 

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here