BERBAGI

bumilampung.com – Sawi bagi orang Indonesia nampaknya sudah tidak asing lagi dan boleh dibilang, sayuran yang sangat popular.

Sayuran ini banyak digunakan dalam berbagai jenis masakan, baik tradisional maupun modern. Kegemaran masyarakat kita pada sayuran ini tercermin dengan banyaknya ketersediaannya di berbagai pasar tradisional atau super market. Harganya pun bervariasi, tergantung teknik budidaya dan pengemasan.

Bagaimana sawi bisa bikin sejahtera? Ini menarik. Di kawasan yang terkenal dengan banyaknya tambang timah, Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Desa Pagarawan Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka seorang petani mampu membuat hidupnya sejahtera dengan bertanam sawi.

BACA JUGA  Pesawaran Kekurangan Alat Berat
IKLAN

Agus Salim, petani berusia 53 tahun ini mampu membiayai 4 orang anaknya sampai jenjang pendidikan tinggi, memiliki rumah dan kendaraan yang layak.

“Awalnya saya penasaran dengan sayuran ini, mengapa harganya sangat mahal waktu itu”, Agus salim memulai perbincangan. “Sekitar tahun 2008 harga sawi bisa mencapai 8 ribu, ini kan mahal sekali” kenang beliau. Akhirnya Agus Salim memutuskan untuk menanam sawi di lahan di belakang rumahnya.

Dengan teknik budidaya yang tidak terlalu rumit, Agus salim dapat dengan mudah menanam sawi dengan panen yang cepat, satu bulan sekali panen. Semua kebutuhan keluarganya bertumpu pada sawi. “Ya, inilah awal kami berusaha pertanian dengan menanam sawi dilahan seluas 2500 m2 ini, kami hidup”, tambah nya.

BACA JUGA  Dadan : Kita Prioritaskan 8 Target Perubahan yang Harus Segera Diselesaikan

Hingga sekarang kami masih menanam sawi, meski kami juga menanam sayuran lain seperti kacang panjang, timun dan kangkung. Karena sawi saya yakin kita bisa sejahtera, pungkasnya sambil tertawa lebar…
Dr pertanaman sawi agus salim merasa perlu untuk berbagi ilmu sehingga beliau memutuskan membentuk P4S atau Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya, sehingga diharapkan mampu ikut andil membagikan ilmunya pada masyarakat umum. Gayung bersambut, Dinas pertanian setempat dapat meregistrasi P4S yang diajukannya pada tahun 2012 dengan nama P4S Sawi Sejahtera. Sampai saat ini P4S Sawi Sejahtera sudah banyak menerima peserta magang, baik dari masyarakat umum atau dari siswa SMK Pertanian.

BACA JUGA  Cemilan Sehat Produk Olahan BPP Lampung Mulai Dipasarkan

Dan tahun 2019 ini P4S Sawi Sejahtera terpilih oleh Balai Pelatihan Pertanian Lampung untuk melaksanakan Pelatihan Wirausaha Muda dengan peserta sebanyak 20 orang petani milenial. Ternyata nama Sawi Sejahtera mampu menjadi berkah bahwa menanam sawi kita bisa jadi sejahtera (docsuhadi/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here