BERBAGI

BANDAR LAMPUNG – Tingkat kesiplinan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung cukup baik. Hal ini terlihat dari absensi para wakil rakyat ini dalam menghadiri berbagai kegiatan DPRD tersebut.

Bahkan menurut Ketua Badan Kehormatan Provinsi Lampung, Abdullah Fadri, tingkat kehadiran anggota DPRD mencapai 90 persen. Hal ini menurutnya sangat baik dari tingkat kesiplinan para wakil rakyat itu.

BACA JUGA  Nunik Harap Pramuka Telurkan Calon Pemimpin

“Setiap anggota DPRD akan wajib absen jika ada rapat paripurna, rapat pansus hingga rapat komisi. Disamping itu jika sedang diluar, anggota DPRD tidak ada kewajiban untuk absen setiap hari,” katanya.

IKLAN

Meski sedang di luar, kata dia, biasanya anggota DPRD ini lagi turun ke masyarakat atau ada kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat. “Tapi kalau absen di kantor wajib, apabila ada rapat dari komisi baik pansus maupun paripurna,” imbuhnya.

BACA JUGA  Gubernur Dukung Lampung Hijrah Fair 2019

Ditegaskannya, bahwa bagi anggota DPRD yang indisipliner akan mendapat sangksi sesuai peraturan yang berlaku. “Ada sangsi juga untuk anggota DPRD Provinsi Lampung yang tidak hadir dalam enam hari berturut-turut. Sanksi tersebut, katanya, berupa sanksi teguran. Selama ini tidak ada yang tidak hadir. Memang pernah cuma ada izin karena sakit. Mereka tidak hadir mcam-macam alasan, karena kita inikan merangkap partai jadi kalau ada acara dan partai menginginkan kita hadir maka kita wajib hadir juga. Tapi kalau tidak ada izin bisa sampai pengusulan untuk pemecatan,” tegasnya. (adv)

BACA JUGA  Herman HN Minta KPK Usut Dugaan Money Politics Arinal-Nunik

 

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here