BERBAGI

bumilampung.com – DPRD Metro meminta uji kendaraan angkutan mudik lebaran yang dilakukan Dinas Perhubungan harus objektif dan sesuai prosedur. Hal itu dikarenakan menyangkut nyawa penumpang.

Ditegaskan Ketua Fraksi PKS yang juga Sekretaris Komisi II Yulianto di ruang kerjanya, Selasa (21/5).

Menurutnya, jangan sampai ada toleransi bagi pengemudi ataupun pengusaha bus jika belum melengkapi pemeriksaan kendaraannya yang sesuai prosedur.

IKLAN

“Jadi kami di dewan ini meminta Dinas Perhubungan untuk objektif dan sesuai prosedur yang berlaku dalam menguji kendaraann angkutan lebaran,”ucapnya di dewan.

BACA JUGA  Raperda Inisiatif Atas Pengawasan Narkoba dan Tuak Dibahas

Dikatakannya, pengujian juga dilakukan harus oleh ahlinya. “Jangan dianggap main-main, karena itu terkait dengan teknis,”tambahnya.

Misalnya, uji rem. Itu dilakukan tidak sembarangan orang harus ahlinya, begitu juga kondisi kendaraannya. Hal itu jangan sampai setelah dinyatakan lulus uji, ternyata tidak beres.

“Jangan main-main ini menyangkut nyawa penumpang yang jumlahnya tidak sedikit, jika diabaikan,”tuturnya.

BACA JUGA  HUT TNI, Polres Tuba Gelar Lomba Menembak

Dewan juga meminta agar para penumpang tidak naik kendaraann yang belum lulus uji, yaitu jika belum dipasang stiker. Tercatat sebanyak 51 bus AKDP (angkutan antar kota dalam provinsi) yang akan diuji kendaraannya untuk bisa dinyatakan laik angkutan mudik lebaran.

“Demi kenyaman penumpang dan selamat sampai tujuan makanya perlu dilakukan pengecekan kelengkapannya serta kesiapannya,”ujar Kabid Angkutan Dishub Kota Metro Chandra Laksana pada Senin (20/5) .

BACA JUGA  Wawan Nur Ikhsan Terpilih Aklamasi Ketua PSSI Lamsel

Diantaranya, dalam uji kelaikan adalah pemeriksaan rem, kondisi kendaraannya, lampu, wifer, dan ban.

“Semuanya harus ready, jika tidak ready maka tidak akan kami luluskan,”tambahnya.

Dikatakannya, bagi yang telah lulus akan dipasang stiker. Untuk itu diimbau masyarakat jangan naik kendaraan angkutan mudik yang tidak dipasang stiker.

“Jika tidak ada stiker, maka dianggap tidak laik menaiki penumpang mudik, karena tidak lolos uji kendaraannya,”tandas Chandra. (adv)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here