BERBAGI

PESAWARAN – Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona-Eriawan (Dermawan) mengatakan bahwa kapasitas fiskal pemerintah daerah rendah. Sebab itu, program pembangunan di kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama belum dapat menyentuh kebutuhan sesuai aspirasi masyarakatnya.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil BUpati Eriawan ketika membacakan sambutan pada acara Rapat Paripurna Pesetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2017 di Aula DPRD setempat, Senin (16/7).

BACA JUGA  Di Bulan Oktober, Sat Narkoba Polres Lamsel Berhasil Amankan 15 Tersangka

“Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 belum menyentuh kebutuhan dan aspirasi seluruh masyarakat. Kondisi ini disebabkan karena masih rendahnya. Oleh karena itu, ke depan pemerintah daerah bersama DPRD bersama-sama meningkatkan kapasitas fiskal pemerintah kabupaten,” terangnya.

IKLAN

Selain itu, pihaknya juga menyadari penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 masih jauh dari sempurna, sudah barang tentu terdapat kekurangan di sana-sini.

BACA JUGA  BPPRD Gelar Pekan Panutan PBB

“Oleh karena itu saran-saran dari pimpinan dan anggota DPRD menjadi masukan yang sangat berharga untuk menyempurnakan Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017,” imbuh Eriawan.

Dilanjutkannya bahwa laporan pertanggung jawaban ini merupakan cerminan tingkat kinerja seluruh program dan kegiatan yang ada di Organisasi Perangkat Daerah. Maka untuk itu dirinya minta kepada seluruh kepala OPD dan jajarannya agar terus bekerja keras, bahu membahu untuk mengoptimalkan pelaksanaan APBD tahun yang sedang berjalan, sehingga pencapaian visi dan misi Kabupaten Pesawaran lebih maju dan lebih sejahtera dapat terwujud. (rnn/asf)

BACA JUGA  Penggunaan Alsintan Harus Optimal dan Sesuai Tupoksi

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here