BERBAGI

BUMILAMPUNG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan menggelar rapat paripurna secara virtual yang dipusatkan di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, Jum’at (13/5/2022).

Rapat paripurna ini digelar dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Lampung Selatan, tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Nartotika.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi, S.H., MH. dan didampingi oleh Wakil Ketua I Agus Sartono, A.Md., Wakil Ketua II Agus Sutanto, S.T., Wakil Ketua III Waris Basuki, S.H.

Sementara, Rapat Paripurna yang digelar secara hybrid itu dihadiri oleh 38 anggota DPRD Lampung Selatan dengan rincian, 18 orang hadir secara fisik dan 20 orang hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Terpisah, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Thamrin, serta Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti rapat paripurna secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat.

Mengawali rapat paripurna itu, Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi menyebutkan, Ranperda yang berasal dari DPRD maupun Badan harus dibahas bersama-sama, oleh DPRD maupun Kepala Daerah untuk mendapatkan persetujuan bersama.

Hal tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan khusunya Pasal 9 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tantang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota.

BACA JUGA  Sidak Dermaga Bom, Wakil Bupati Lamsel Kaget Banyak Sampah Berserakan

“Ranperda yang disampaikan pada hari ini sudah termasuk dalam program pembentukan peraturan daerah tahun 2022. Berkaitan dengan hal tersebut maka Ranperda akan dibahas bersama-sama dan diharapkan dapat menambah kepastian hukum,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengungkapkan, tujuan dari penyusunan Ranperda ini yaitu, sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat dan pencegahan, serta penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

“Membangun partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya serta menciptakan ketertiban dalam tata kehidupan bermasyarakat, sehingga dapat memperlancar pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya,” ungkap Bupati Lampung Selatan.

Kemudian, Nanang juga menambahkan mengenai substansi materi yang diatur dalam Ranperda Kabupaten Lampung Selatan, tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

“Penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, yang meliputi sebagai berikut, antisipasi dini, pencegahan, penanggulangan, rehabilitasi, pendanaan, Tim terpadu/satgas narkotika, rencana aksi daerah, partisipasi masyarakat, kemitraan dan kerjasama, monitoring, evaluasi, dan pelaporan, dan desa bersinar (bersih narkoba),” ujar Nanang. (ptm/Nata).
[21.04, 13/5/2022] Lim: Bupati Lamsel Pimpin Peringatan Hari Pendidikan Nasional

BACA JUGA  Sekada Lamsel Buka Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas Tahun 2022

Lampung1.com, Lamsel – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 yang bertempat di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, Jum’at, 13 Mei 2022.

Upacara yang dipimpin Langsung Oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Inspektur Kabupaten serta Kepala Badan dan Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah serta Ketua TP PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin .

Upacara yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2022 lalu tersebut ditunda sehubungan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama tahun 2022.

Dengan Tema Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 adalah “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”, Upacara peringatan ini menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada para penerima penghargaan yang telah saya berikan secara simbolis kepada 3 Orang Kepala Sekolah berprestasi dan berdedikasi, 3 Orang Guru berprestasi dan 1 Orang Guru Daerah Terpencil.

“Saya menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi guru secara simbolis. Dimana untuk Penghargaan Satya Lencana Karya Satya ini ada total 120 orang guru di Kabupaten Lampung Selatan yang akan menerima mulai dari masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun,”ucapnya.

BACA JUGA  Pemkab Lamsel Usulkan Raperda KLA Ke DPRD Lamsel

“Saya berharap dengan pemberian penghargaan ini akan meningkatkan kinerja saudara-saudara semua dan menjadi penyemangat yang akan memotivasi saudara untuk terus berkarya dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan,”tambahnya.

Selanjutnya, Bupati Lampung Selatan membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim.Dalam amanatnya Mendikbud menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus di hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ucap Bupati membacakan amanat Mendikbud.

Mendikbud mengungkapkan kurikulum merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa Pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran.

“Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal ini berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” tambahnya. (lmhr/Lim)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here