BERBAGI

BUMILAMPUNG.COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan Ir. Yansen Mulia, melakukan peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan, Rumah RMU dan Bed Dryer serta Lantai Jemur di 2 lokasi kabupaten setempat, Kamis (07/07/202).

Pembangunan Lumbung Pangan, RMU, Bed Dryer dan Lantai Jemur dilaksanakan di 2 Gapoktan penerima DAK Lumbung Pangan Bidang Pertanian Tahun 2022 yakni Gapoktan Tanjung Berseri Desa Tanjung Sari Kecamatan Palas dan Gapoktan Marga Jaya Desa Marga Catur Kecamatan Kalianda.

Acara peletakan batu pertama oleh Kadis Ketahanan Pangan tersebut juga dihadiri oleh Pembantu Irban I Inspektorat Lampung Selatan Ikhwan Setiawan, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Desa dan Aparatur Desa setempat.

BACA JUGA  Polres Lamsel Amankan 12 Pelaku Tindak Pidana Narkoba

“Pembangunan Lumbung Pangan, Rumah RMU dan Bed Dryer serta lantai jemur dilaksanakan secara swakelola tipe 4 oleh Gapoktan penerima manfaat sesuai dengan petunjuk pelaksanaan kegiatan dari Kementerian Pertanian. Diharapkan dengan pelaksanaan swakelola ini Gapoktan penerima dapat memperoleh bangunan dengan kualitas yang baik sesuai spesifikasi dan harapan oleh Gapoktan penerima, serta dapat menyerap tenaga kerja lokal yang dapat menjadi tambahan pendapatan masyarakat di lokasi tersebut,” ujar Yansen Mulia dalam sambutannya.

Lumbung Pangan, Rumah RMU dan Bed Dryer serta lantai jemur merupakan bagian dari dana DAK bidang pertanian yang dialokasikan kepada Gapoktan di sentra produksi pangan di Kabupaten Lampung Selatan. Pada Tahun 2022, Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan alokasi DAK Lumbung Pangan sebanyak 3 gapoktan yaitu Gapoktan Tanjung Berseri desa Tanjung sari Kecamatan Palas, Gapoktan Marga Jaya Desa marga catur Kecamatan Kalianda dan Gapoktan Pendowo Desa Kalisari Kecamatan Natar.

BACA JUGA  Berbagi Kebahagiaan, Bank BRI Kalianda Beri Bantuan Sembako di Panti Asuhan Harapan Bangsa

Lumbung Pangan tersebut nantinya dilengkapi dengan RMU dan bed dryer yang akan dihibahkan kepda Gapoktan melalui pengadaan barang secara E-Catalog. Ditambahkan Yansen, bantuan Pemerintah Pusat ini agar dapat dikelola dengan baik sesuai dengan aturan dan kegunaannya. Prioritas penggunaan tenaga kerja yang banyak dari Desa bersangkutan, pembangunan secara swakelola lebih efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat dengan swadaya.

BACA JUGA  Empat Kawanan Jambret Berhasil di Amankan Unit Reskrim Polsek Penengahan

 

 

“Diharapkan dengan dibangunnya lumbung pangan yang dilengkapi dengan sarana RMU, Bed dryer ini akan dapat menjamin ketahanan pangan masyarakat desa tersebut dengan pengelolaan lumbung pangan secara professional. Selain itu diharapkan juga lumbung pangan ini nantinya dapat menjadi salah satu unit usaha Gapoktan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sebagai anggota Gapoktan di desa masing-masing,” tambah Yansen. (mp/red)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here