BERBAGI

LAMSEL   —  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Lampung Selatan hingga kini belum dapat dilaksanakan. Pasalnya, dari 7.318 guru baru 4.869 guru yang telah divaksin atau 66,56 persen. Sementara, sisanya 2.449 guru belum divaksin.

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Yespi Cory, menyatakan berdasarkan intruksi Bupati Lamsel No. 11/2021, PTM boleh dilaksanakan dengan prokes ketat menjaga jarak 1,5 meter dan setiap kelas haya 5 orang anak didik.

BACA JUGA  DPRD Lamsel Nilai RSUD Bob Bazar Kurang Maksimal Tangani Covid-19

“Tapi, dalam instruksi itu ada peraturan guru harus sudah divaksin begitu juga  anak didik,”ujar dia, Rabu, 25 Agustus 2021.

Dilain pihak, Sekretaris Kabupaten (Sekkab)  Lampung Selatan Thamrin mengatakan, dengan kondisi yang ada, tidak dimungkinkan belajar secara tatap muka dapat digelar dalam waktu dekat ini.

“Salah satu syarat untuk belajar tatap muka itu tenaga pendidik itu harus sudah di vaksin semua. Itu salah satu syaratnya dan sekolah juga harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat,”katanya.

BACA JUGA  Komisi III DPRD Lamsel Kunker ke PT. Bangun Lampung Jaya

Kendati demikian, Thamrin menjelaskan, terkait PPKM level III bisa-bisa saja menggelar tatap muka, dengan teknis 50 persen tatap muka, 50 persen lagi secara daring.

“Kalau PPKM level III PTM boleh setengahnya saja. Jadi, setengahnya belajar daring. Tapi, kalau syarat utama vaksin belum terpenuhi, tenaga pendidiknya tadi, dia belum, belum bisa menggelar PTM,”jelasnya. (Ro/Lim).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here