BERBAGI

BANDAR LAMPUNG -Pembentukan tiga Subholding di PTPN III Holding, yakni Sugar.co, Palm.co, dan Supporting.co, ditargetkan kelar akhir 2023. Tak pelak, restrukturisasi korporasi yang mengelompokkan 14 entitas menjadi tiga Subholding ini akan mengubah struktur pada organisasi pekerja. Menghadapi perubahan ini, SPPN VII yang merupakan serikat pekerja di PTPN VII terus melakukan konsolidasi.

Tema konsolidasi dan sinkronisasi organisasi menjadi bahasan utama pada Rapat Pembahasan Draft Perjanjian Kerja Bersama (PKB) SPPN VII periode 2024-2025, Selasa (17/10/23) di Bandar Lampung. Selama dua hari, rapat yang dihadiri seluruh Pengurus Pusat dan Pengurus Cabang, akan mengkaji secara mendalam bentuk dan model PKB yang akan diajukan kepada manajemen.

Rapat yang dibuka Ketua Umum SPPN VII Sasmika Dwi Suryanto didampingi Sekjen Yohanes, Bendum Agus SB, Ketua I Anton Prabowo itu tidak hanya membahas materi PKB, tetapi juga soal anatomi organisasi setelah restrukturisasi. Dalam sambutannya, Sasmika mengatakan, Rapat Pembahasa PKB untuk masa kerja 2024-2025 merupakan masa transisi. Dalam konteks ini, ia mengaku terus berkordinasi dengan manajemen dan pihak Holding untuk mengyikapi berbagai kemungkinan perubahan.

BACA JUGA  Bawaslu Lampura Mulai Bersihkan APK

“Saat ini adalah masa transisi menjelang pembentukan Subholding yang menurut informasi akah terbentuk akhir 2023 ini. Oleh karena itu, dalam rapat ini kami terus berkordinasi, konsultasi, dan melakukan sinkronisasi dengan manajemen maupun dengan Holding tentang banyak hal. Bentuknya, nomenklaturnya, model PKB-nya, strukturnya, dan lain-lain. Intinya, SPPN VII menyiapkan semua kemungkinan yang selaras dengan perubahan struktur perusahaan,” kata dia.

Dalam perubahan struktur pada Holding Perkebunan Nusantara (HPN) atau PTPN III Holding, PTPN VII menjadi salah satu dari 14 anak perusahaan yang menjadi bagian dari program restrukturisasi ini. PTPN VII akan masuk ke dalam Subholding Supporting.co bersama PTPN I, II, VIII, IX, X, XI, XII, dan XIV.

Sasmika menyebutkan, jika awal 2024 seluruh perubahan entitas ini sudah terbentuk, maka organisasi serikat juga akan ikut berubah. Masing-masing dari sembilan PTPN yang masuk dalam Supporting.co, kata dia, saat ini memiliki organisasi serikat sendiri. Oleh karena itu, ketika sembilan organisasi serikat ini ikut bersama entitasnya, akan ada perubahan mendasar di tubuh organisasi.

BACA JUGA  Hindari Jeratan Hukum, Sekretaris Kampung Pakuan Baru Rela Keluarkan Uang Ratusan Juta

“Bahasan soal posisi organisasi serikat pekerja di PTPN seiring dengan pembentukan Subholding ini sudah lama kami kancah dan dikonsultasikan Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSPBun). Bentuk dan model suksesinya sudah ada simulasinya, tetapi kan memang belum dilaksanakan karena perubahan entitasnya belum ketuk palu. Yang jelas, pada rapat kali ini kami melakukan berbagai antisipasi,” kata Ketua Umum yang juga Manajer PTPN VII Unit Way Lima ini.

Dalam proses pembahasan draft SKB 2024-2025, pleno yang dipimpin Sekjen seperti biasa melakukan jaring aspirasi karyawan. Melalui perwakilannya di Cabang SPPN VII yang berada di Unit Kerja, aspirasi karyawan disalurkan.

Selama dua hari perwakilan Cabang SPPN VII Unit dan Anper akan menguraikan usulan karyawan yang diamatkan pengurus sebagai bahan PKB periode 2024-2025 yang nantinya akan dibahas dengan manajemen PTPN VII.

“Rapat pleno draf PKB 2024-2025 merupakan langkah pengurus Pusat dalam menghadapi penggabungan PTPN VII dalam Supporting.co. Dengan adanya PKB ini akan menjadi pegangan bagi karyawan ketika nanti terjadi tranformasi dengan Manajemen baru di perusahaan baru. Jadi kesepakatn ini menjadi bergaining untuk kedepannya sehingga hak-hak karyawan terlindungi” terang Sasmika.

BACA JUGA  Pemprov Terus Lengkapi Sarana Prasarana Bandara Raden Inten II

Menanggapi pembentukan tiga Subholding di PTPN Holding, Sasmika menyatakan SPPN VII sangat mendukung. Ia meyakini, langkah yang dilakukan HPN akan meningkatkan kinerja perusahaan yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan karyawan.

“Kami sangat mendukung strategi Holding ini soal pembentukan Subholding ini. Yang penting, seiring kinerja yang membaik akan berimbas kepada kesejahteraan karyawan seperti moto kami, “Perusahaan Sehat Karyawan Sejahtera,” kata dia.

Menghadapi penggabungan ini, Sasmika juga wanti-wanti kepada seluruh pekerja PTPN VII untuk mempersiapkan diri. Ia meminta seluruh karyawan PTPN VII tetap menjaga nama baik perusahaan lama dengan menunjukkan kinerja terbaiknya di entitas baru.

“Kami pengurus pusat menghimbau kepada insan PTPN VII untuk bersama-sama mempersiapkan diri dan dapat beradaptasi dalam perahu Suppporting.co.” (*)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here