BandarlampungBerita UtamaOlahraga

Kapolsek Cup Jadi Cara Humanis Polisi Jauhkan Anak dari Tawuran dan Kecanduan Gadget

15
×

Kapolsek Cup Jadi Cara Humanis Polisi Jauhkan Anak dari Tawuran dan Kecanduan Gadget

Sebarkan artikel ini
Poto: Kapolsek bersama Siwsa di Ajang Kapolsek Cup (ist).

Bandar Lampung – Di tengah maraknya anak-anak yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar telepon genggam, Polsek Bumi Waras memilih pendekatan berbeda untuk mendekati generasi muda: mengajak mereka turun ke lapangan, berkompetisi, dan belajar sportivitas melalui ajang Kapolsek Cup.

Turnamen sepak bola kelompok usia 10, 12, dan 13 tahun itu digelar di Lapangan Merdeka Nila Kandi, Bandar Lampung, sebagai bagian dari upaya mencegah tawuran pelajar sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget.

Kegiatan tersebut menjadi gagasan humanis Kapolsek Bumi Waras yang ingin membangun kedekatan dengan anak-anak sejak dini melalui ruang positif, edukatif, dan menyenangkan.

Kapolsek Bumi Waras, AKP M. Hasbi Eko Purnomo, mengatakan olahraga merupakan salah satu langkah nyata untuk membentengi anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan, termasuk potensi tawuran antar pelajar yang belakangan menjadi perhatian banyak pihak.

“Anak-anak harus diarahkan ke kegiatan positif. Kalau mereka sibuk berolahraga, belajar disiplin, dan membangun pertemanan yang sehat, peluang terlibat tawuran tentu bisa ditekan. Setidaknya satu hari mereka tidak bermain HP dan fokus pada aktivitas yang membangun,” ujar AKP M. Hasbi, Jumat (15/5/2026).

BACA JUGA  Gagalkan Aksi Illegal Logging, POLHUT KPH Batu Serampok Amankan Dua Pelaku dan 62 Batang Kayu di Lampung Selatan

Kapolsek Cup tidak hanya menjadi ajang mencari bibit atlet muda, tetapi juga sarana pembinaan karakter. Anak-anak diajak memahami pentingnya kerja sama tim, sportivitas, disiplin, serta menghormati lawan sejak usia dini.

Turnamen ini digelar bekerja sama dengan PSSI Kota Bandar Lampung guna memperkuat pembinaan sepak bola usia muda di daerah tersebut.

Ketua pelaksana kegiatan, Sidik, mengatakan turnamen mulai berlangsung sejak Kamis (14/5/2026) dengan kategori usia 13 tahun sebagai pertandingan pembuka.

“Untuk kategori usia 13 tahun yang digelar Kamis kemarin, juaranya diraih SSB asal Way Jepara, Lampung Timur,” kata Sidik.

Kemeriahan pertandingan terlihat sejak pagi. Puluhan anak berlari mengejar bola dengan penuh semangat di tengah sorakan pelatih dan orang tua yang memadati pinggir lapangan.

BACA JUGA  PTPN I Regional 7 Buka Ruang Restorative Justice bagi Buruh Sadap Lansia

Bagi sebagian peserta, turnamen ini menjadi pengalaman berharga sekaligus ruang untuk menyalurkan energi secara positif.

Di balik semangat kompetisi, tersimpan pesan sosial yang kuat. Polsek Bumi Waras ingin memastikan anak-anak memiliki ruang bermain sehat di luar dunia digital yang kini semakin menyita perhatian mereka.

Fenomena kecanduan gadget dan meningkatnya kasus tawuran remaja menjadi alasan utama dipilihnya pendekatan berbasis olahraga. Polisi, menurut AKP M. Hasbi, tidak cukup hanya melakukan penindakan, tetapi juga harus hadir membangun pencegahan dari akar persoalan.

Kapolsek Cup menjadi simbol pendekatan kepolisian yang lebih dekat, membina, dan hadir di tengah masyarakat. Melalui sepak bola, anak-anak diajak memahami bahwa kemenangan bukan sekadar mencetak gol, tetapi juga membangun karakter dan persahabatan.

“Daripada tawuran atau seharian bermain HP, lebih baik berkeringat di lapangan dan belajar menjadi juara dengan sportif,” demikian pesan yang digaungkan melalui Kapolsek Cup Bumi Waras.